KARAWANG ||RI.NEWS.web.id– Ribuan masyarakat memadati kawasan Alun-alun Karawang pada Sabtu malam (9/5) untuk menyaksikan rangkaian kegiatan budaya Tatar Pasundan yang menghadirkan Mahkota Binokasih, simbol bersejarah peninggalan Kerajaan Sunda.
Sejak sore hari, antusiasme warga sudah terlihat memenuhi tribun dan area pelataran alun-alun. Pengunjung datang dari berbagai wilayah di Karawang untuk menyaksikan langsung prosesi budaya yang berlangsung meriah namun tetap sarat nuansa sakral.
Kegiatan diawali dengan arak-arakan budaya yang menampilkan berbagai kesenian tradisional Sunda. Iringan musik tradisional, penampilan tari daerah, hingga busana adat yang dikenakan para peserta menambah semarak suasana malam di pusat kota Karawang tersebut.
Puncak acara berlangsung saat prosesi penyambutan Mahkota Binokasih digelar di hadapan ribuan masyarakat. Suasana khidmat terasa ketika rangkaian ritual adat dan pagelaran budaya dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya Sunda.
Mahkota Binokasih sendiri dikenal sebagai simbol kepemimpinan dan kebesaran Kerajaan Sunda pada masa lampau. Keberadaannya memiliki nilai historis tinggi serta menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Sunda.
Selama acara berlangsung, masyarakat tampak antusias mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka. Bahkan, tidak sedikit warga yang rela berdesakan demi dapat melihat lebih dekat prosesi budaya serta keberadaan Mahkota Binokasih yang jarang ditampilkan di hadapan publik.
Kegiatan budaya tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pelestarian budaya Sunda agar tetap dikenal oleh generasi muda di tengah perkembangan zaman.
(Diki)

