Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

: H. Joni Wardi, Penggerak Ketahanan Pangan Karawang yang Gandeng Kopassus

Minggu, 03 Mei 2026 | Mei 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-13T19:23:44Z




KARAWANG ||RI.news.wrb.id– Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Karawang terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satu sosok yang berada di balik gerakan ini adalah H. Joni Wardi, tokoh penggerak pertanian yang konsisten mendorong kemandirian pangan melalui budidaya jagung.
Sebagai Ketua Penggerak Kelompok Tani, H. Joni Wardi dikenal aktif menginisiasi berbagai program berbasis kebutuhan petani. Di bawah kepemimpinannya, kelompok tani tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga berupaya membangun sistem pertanian yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Terobosan terbaru yang ia dorong adalah program penanaman jagung yang kini mendapat dukungan dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Kolaborasi ini menjadi angin segar bagi para petani, karena bantuan yang diberikan tidak sebatas pendampingan teknis, tetapi juga mencakup penyediaan sarana dan prasarana pertanian.
Menurut H. Joni Wardi, dengan potensi lahan yang tersedia, target produksi hingga 1.000 ton jagung per bulan bukanlah hal yang mustahil. Ia menilai, kunci keberhasilan terletak pada sinergi antara petani, pemerintah, dan pihak pendukung lainnya.
“Dengan perencanaan yang matang dan dukungan yang tepat, kita optimistis target tersebut bisa tercapai. Ini bukan hanya soal produksi, tapi juga tentang bagaimana petani bisa lebih mandiri,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mendorong adanya fleksibilitas dalam regulasi pengolahan lahan. Selama ini, penggunaan alat berat seperti traktor kerap menjadi keharusan, padahal kondisi lapangan tidak selalu memungkinkan. Ia berharap ada kebijakan yang lebih adaptif agar proses pertanian dapat berjalan lebih efektif.
Dalam hal pengairan, inovasi juga terus dilakukan. Melalui sistem pompanisasi, beberapa titik sumber air kini telah dimanfaatkan secara optimal. Pompa air yang dipasang di sejumlah lokasi membantu distribusi air ke lahan pertanian, sehingga produktivitas tetap terjaga meski menghadapi tantangan ketersediaan air.
Dukungan dari Kopassus, lanjutnya, telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi warga.
Bagi H. Joni Wardi, kolaborasi ini merupakan contoh nyata simbiosis mutualisme antara aparat dan masyarakat. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan sektor pertanian.
Dengan semangat gotong royong dan inovasi yang terus dikembangkan, Karawang kini semakin optimistis menatap masa depan sebagai daerah yang mandiri dalam ketahanan pangan.
×
Berita Terbaru Update