Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Upaya Inovatif Dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat kembali Menjadi Sorotan

Selasa, 28 April 2026 | April 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-28T08:25:11Z
 


Karawang | RI.news.web.id – Upaya inovatif dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat kembali menjadi sorotan. Pada Jumat (24/04/2026), Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Bintang Alam di Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, menerima kunjungan Camat Tirtamulya untuk meninjau langsung sistem pengolahan sampah rumah tangga yang terintegrasi dengan program ketahanan pangan.
Kedatangan Camat Tirtamulya disambut oleh Pemerintah Desa Telukjambe bersama pengelola TPS3R dan warga setempat. Kunjungan ini menjadi ajang mempererat kolaborasi lintas wilayah dalam mengembangkan pengelolaan sampah yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.




Dalam peninjauan tersebut, Camat Tirtamulya mempelajari alur pengelolaan sampah mulai dari tahap pemilahan di tingkat rumah tangga hingga proses pengolahan lanjutan. Ia memberikan perhatian pada pengolahan sampah organik yang dimanfaatkan menjadi pupuk kompos untuk menunjang kegiatan pertanian warga.
Menurutnya, konsep pengelolaan sampah yang dikaitkan dengan ketahanan pangan merupakan langkah strategis karena mampu menjawab persoalan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.




Pemerintah Desa Telukjambe pun menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Dukungan dari pihak kecamatan dinilai dapat memotivasi pengelola TPS3R Bintang Alam untuk terus mengembangkan sistem yang sudah berjalan agar lebih optimal.
Pengelola TPS3R menjelaskan bahwa pengolahan sampah dilakukan dengan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Sampah organik diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik dipilah untuk didaur ulang maupun dijual kembali sehingga memiliki nilai ekonomis.
Selain menjaga kebersihan lingkungan



 keberadaan TPS3R Bintang Alam juga memberikan dampak sosial dan ekonomi, seperti membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri.
Camat Tirtamulya berharap, model pengelolaan yang diterapkan di TPS3R Bintang Alam dapat dijadikan contoh bagi daerah lain di Kabupaten Karawang, khususnya dalam mengintegrasikan pengelolaan sampah dengan program ketahanan pangan.





Kunjungan ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pengelola dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang inovatif, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.
(Red)
×
Berita Terbaru Update